Selasa, 03 Nov 2026
Kabar Duka, Jurnalis Diagramkota Mei Teguh Priyono Meninggal Dunia di KalimantanAir Mata Bahagia Keluarga dari Madura, Setuhan Jari Sakti Aiptu Affan, Ibu yang Lama Tak Bisa Berjalan Kini Kembali MelangkahPolsek Semampir Respons Cepat Aduan Balap Liar Ontel dan Intensifkan Patroli Dini HariSinergi dari Jawa Timur untuk Guru Madrasah di Tepian AlorSengketa Lahan GOR Cak Roekoen, Sudjono Hadimulyo Gugat Koperasi Makmur Sentosa Rp 83,6 MiliarFrateran Digital Challenge 2026, Wadah Inovasi dan Integritas Ratusan Pelajar IndonesiaJaga Kondusivitas Wilayah, Bhabinkamtibmas Pabean Cantikan Aiptu Affan Hermansyah Gelar Sambang HarkamtibmasDua Dekade Setengah Mengabdi, Lulusan Secaba 2001 Gelombang 2 Gelar Reuni Perak di Bondowoso
Home › Peristiwa

Air Mata Bahagia Keluarga dari Madura, Setuhan Jari Sakti Aiptu Affan, Ibu yang Lama Tak Bisa Berjalan Kini Kembali Melangkah

Selasa, 3 November 2026 10:32 WIB

3 jam lalu15Redaksi LPN
Air Mata Bahagia Keluarga dari Madura, Setuhan Jari Sakti Aiptu Affan, Ibu yang Lama Tak Bisa Berjalan Kini Kembali Melangkah

SURABAYA – Dedikasi seorang anggota kepolisian tidak melulu soal penegakan hukum di jalanan. Di Surabaya, seorang personel Korps Bhayangkara memilih jalan pengabdian yang menyentuh langsung aspek kemanusiaan dengan membantu menyembuhkan warga yang sakit melalui metode pengobatan alternatif.

Sosok tersebut adalah Aiptu Affan Hermansyah, anggota yang sehari-hari berdinas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Pabean Cantikan, wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di kalangan warga, polisi yang dikenal ramah ini akrab disapa dengan panggilan "Ayah".

Meski kini mengenakan seragam cokelat, Affan tak pernah melupakan akar asalnya sebagai masyarakat biasa sebelum menjadi anggota Polri. Kesadaran itulah yang mendorongnya untuk tetap membumi dan mengabdikan diri di luar jam dinas. Ia membuka praktik pengobatan alternatif yang berlokasi di Jalan Tambak Asri Gang 26, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya.

Kemanjuran terapi alternatif yang ditekuni Affan sudah menyebar dari mulut ke mulut, bahkan hingga ke luar Kota Surabaya. Salah satu cerita kesembuhan datang dari Ibu Saniyeh dan Ibu Baidah, dua warga asal Rabesan, Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura.

Keduanya telah lama menderita sakit parah hingga kesulitan untuk berjalan. Pihak keluarga mengaku sudah membawa mereka berobat ke berbagai tempat pengobatan alternatif di pelosok desa, namun tak kunjung membuahkan hasil. Titik terang muncul setelah mereka mendapatkan informasi dari sejumlah kerabat yang menyarankan untuk menemui Aiptu Affan.

"Alhamdulillah, setelah diarahkan ke sini dan menjalani terapi, awalnya yang sama sekali tidak bisa berjalan sekarang sudah bisa kembali berjalan," ujar salah satu anak kandung pasien yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa, 3 November 2026.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas ketulusan dan bantuan pengobatan yang diberikan oleh Aiptu Affan. Bagi mereka, kepedulian yang ditunjukkan oleh sang polisi menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat. (red)

Air Mata Bahagia Keluarga dari MaduraSetuhan Jari Sakti Aiptu AffanIbu yang Lama Tak Bisa Berjalan Kini Kembali Melangkah

Berita Terkait