Minggu, 25 Okt 2026
Peringati Hari Jadi ke-495, Bupati Bangkalan Ajak Semua Elemen Dorong Investasi dan Hapus KemiskinanMaut di Jalur Arteri Jombang: Niat Menyalip Berujung Petaka, Remaja 18 Tahun Tewas di Kolong Truk BoksLaskar Sape Kerrab Ngamuk di Menit Akhir, Juara Bertahan Persib Bandung Gigit JariUsai Jalan Kunti, Giliran Dua Kos di Dupak Digerebek! 2 Pria & 2 Wanita Positif NarkobaUbah Jalanan Jadi Lintasan Resmi, Polrestabes Surabaya Gelar Hoofdbureau City Night Race 2026Siap-siap! Operasi Patuh Semeru 2026 Digelar Mulai 26 OktoberTak Hanya Padamkan Api, Polri Selamatkan Anak Beruang Madu Terdampak KarhutlaKapolda Jatim Gelar Suling di Gayungsari Ajak Warga Berantas Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Home › Peristiwa

Maut di Jalur Arteri Jombang: Niat Menyalip Berujung Petaka, Remaja 18 Tahun Tewas di Kolong Truk Boks

Minggu, 25 Oktober 2026 06:48 WIB

1 jam lalu2Pimpred
Maut di Jalur Arteri Jombang: Niat Menyalip Berujung Petaka, Remaja 18 Tahun Tewas di Kolong Truk Boks

JOMBANG° Lpn.com _ Suasana Jalan Raya Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mendadak mencekam. Konvoi sepeda motor yang melaju kencang berujung pada tragedi maut. Seorang remaja berinisial RF (18), warga Kecamatan Kabuh, tewas seketika di lokasi kejadian setelah tergilas di kolong truk boks, pada Minggu dini hari (25/10/2026)

​Kronologi Kejadian: Konvoi, Senggolan, dan Masuk Kolong Truk

​Sebagaimana dilansir beritajatim, insiden tragis ini bermula ketika sekelompok remaja berkendara secara bergerombol dari arah barat (Jombang) menuju timur (Sidoarjo). Di jalur nasional tersebut, sebuah truk boks bernomor polisi AA 9438 DJ yang dikemudikan oleh Wendi Prabowo (30) tengah melaju searah.

​Salah satu motor dalam rombongan tersebut, yakni Honda Scoopy berpelat nomor S 2314 OAI, ditumpangi oleh tiga orang sekaligus. Saat mencoba mendahului truk boks di depannya, motor korban diduga bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah yang sama.

​Senggolan ini membuat pengendara kehilangan kendali. Nahas, ketiga orang di atas motor tersebut terpelanting ke sisi kiri jalan dan langsung masuk ke dalam kolong truk boks yang sedang berjalan.

​“Mereka berkendara secara bergerombol. Saat hendak mendahului, mereka bersenggolan. Tiga orang terlempar ke kolong truk boks. Satu tewas, dua lainnya luka-luka,” ungkap sang sopir truk, Wendi Prabowo, di lokasi kejadian.

Ia juga menambahkan bahwa rekan-rekan korban sempat meninggalkan lokasi satu per satu usai kejadian.

​Evakuasi dan Penanganan Pihak Kepolisian

​Akibat insiden ini, korban RF mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat. Sementara itu, dua penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Jombang bersama jenazah korban oleh petugas Satlantas Polres Jombang.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah TKP guna menguak penyebab pasti kecelakaan maut ini.

​“Kita sudah melakukan olah TKP. Satu orang meninggal dan dua lainnya terluka. Mereka sudah kita evakuasi ke RSUD Jombang. Saat ini, kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini,” tegas Ipda Nurul Iman.

​Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Jombang masih memintai keterangan dari saksi-saksi serta pengemudi truk boks guna menyelidiki insiden yang kembali mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam berkendara, khususnya saat berkonvoi di jalan raya.

(Basri)

Satlantas Polres JombangLaka Maut di Jombang

Berita Terkait