Rabu, 21 Okt 2026
Diduga Bekas Jeriken BBM Meleleh di Sekitar Bangkai Kendaraan di Patoman Wringinanom, Aktivitas Pembelian BBM DisorotModus Ranjau di Tambaksari, Pengedar Sabu Jaringan Surabaya Digulung PolisiKapolres Tanjung Perak Gelar Cangkrukan "NGOPI" Bersama Warga, Luncurkan Slogan "Jogo Perak, Jogo Omah"Polres Gresik Ungkap Jaringan Sabu di Menganti, Tersangka Pengedar dan 31,811 Gram Sabu DiamankanMeriah! Kirab Lampion Hari Santri di Puger Dibuka dengan Salam Warm dari Bupati JemberPolisi Bersama Masyarakat: Polresta Tuban Bareng Mahasiswa Perkuat Sinergi KamtibmasSuara Rantau untuk Nusantara, AMP Ikut Doa Bersama 2 Tahun Prabowo-Gibran di Polrestabes SurabayaPolsek Semampir Bersama Satpol PP Gelar Patroli Harkamtibmas, Antisipasi Kejahatan 3C
Home › Peristiwa

Diduga Bekas Jeriken BBM Meleleh di Sekitar Bangkai Kendaraan di Patoman Wringinanom, Aktivitas Pembelian BBM Disorot

Rabu, 21 Oktober 2026 17:48 WIB

1 jam lalu2Redaksi LPN
Diduga Bekas Jeriken BBM Meleleh di Sekitar Bangkai Kendaraan di Patoman Wringinanom, Aktivitas Pembelian BBM Disorot

GRESIK — Temuan sisa wadah yang diduga bekas jeriken atau tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi meleleh di sekitar bangkai kendaraan menjadi sorotan di kawasan Patoman, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026).

Saat tim media mendatangi lokasi, tepatnya di sebelah barat SPBU kawasan Patoman, awak media menemukan kerangka kendaraan jenis pikap yang tampak terbengkalai dan ditinggalkan di lokasi. Di sekitar bangkai kendaraan tersebut juga terlihat sisa wadah yang diduga mengalami pelelehan, disertai bekas yang menyerupai jejak pembakaran.

Namun, belum dapat dipastikan apakah wadah tersebut sebelumnya digunakan untuk menampung BBM, maupun apakah kondisi kendaraan dan wadah itu berkaitan dengan dugaan aktivitas pembelian BBM bersubsidi.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, seorang pria warga Lebani, Wringinanom, yang biasa dipanggil Abah, disebut-sebut kerap melakukan pembelian bensin menggunakan kendaraan pikap. Warga juga menduga BBM yang dibeli kemudian dipindahkan atau dituang ke wadah lain.

Informasi tersebut masih memerlukan penelusuran dan verifikasi lebih lanjut. Belum ada keterangan resmi yang memastikan jenis BBM yang dibeli, tujuan pemindahan, maupun ada atau tidaknya pelanggaran dalam aktivitas tersebut.

Sementara itu, menurut informasi yang dihimpun, petugas pemadam kebakaran (Damkar) sempat berada di lokasi. Akan tetapi, kronologi kejadian serta penyebab munculnya bekas pembakaran dan melelehnya wadah di sekitar kendaraan belum diketahui secara pasti.

Tim media juga berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian di wilayah Wringinanom. Dalam komunikasi tersebut, anggota yang dihubungi menanyakan lokasi secara spesifik dan waktu kejadian. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai dugaan aktivitas pembelian dan pemindahan BBM tersebut.

Jika dugaan penggunaan wadah untuk menampung BBM bersubsidi benar adanya, persoalan ini perlu ditelusuri oleh instansi berwenang guna memastikan apakah kegiatan tersebut sesuai dengan ketentuan distribusi BBM yang berlaku.

Karena itu, diperlukan klarifikasi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait untuk mengungkap latar belakang keberadaan bangkai kendaraan dan wadah yang diduga meleleh tersebut, sekaligus memastikan apakah keduanya berkaitan dengan dugaan aktivitas pembelian BBM. (Ujng)

Diduga Bekas Jeriken BBM Meleleh di Sekitar Bangkai Kendaraan di Patoman WringinanomAktivitas Pembelian BBM Disorot

Berita Terkait