Minggu, 04 Okt 2026
Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan KapoldaWajah Baru Aliansi Masyarakat Perantau, Jaga Tradisi, Rawat Semangat PendiriSyahwat Buta Oknum Guru SD di Sumenep, Korban Dicabuli saat Hendak Ambil IjazahPolres Pasuruan Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar di Prigen, Pelaku Ternyata Kerabat SendiriMerobohkan "Apartemen Penjara", Membongkar Mafia LapasNgobrol Santai Perisai, LPHBI Jawa Timur Desak Perluasan Jaminan Sosial untuk Buruh InformalDor Timah Panas di Kaki, Polrestabes Surabaya Lumpuhkan Komplotan Curanmor 36 TKPNafsu Bejat Berujung Pidana, Pria di Sampang Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Umur
Home › Peristiwa

Wajah Baru Aliansi Masyarakat Perantau, Jaga Tradisi, Rawat Semangat Pendiri

Minggu, 4 Oktober 2026 21:21 WIB

1 jam lalu20Redaksi LPN
Wajah Baru Aliansi Masyarakat Perantau, Jaga Tradisi, Rawat Semangat Pendiri
Foto : Pertemuan antar Perantau Bertajuk "Sinergi Silaturahmi" di Surabaya

SURABAYA — Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) Dewan Pimpinan Pusat Jawa Timur (DPP JATIM) menggelar pertemuan antarperantau bertajuk "Sinergi Silaturahmi" di Surabaya, Minggu, 4 Oktober 2026. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu kampung halaman dan diskusi lintas sektor, tetapi juga diwarnai momen spiritual untuk mengenang para leluhur serta tokoh pendiri organisasi.

Ada pemandangan berbeda di meja registrasi. Selain mengisi daftar hadir, setiap anggota yang datang disodorkan selembar formulir khusus untuk menuliskan nama-nama keluarga, sanak saudara, atau leluhur mereka yang telah tiada. Nama-nama yang terkumpul kemudian dibacakan bersama dalam sesi doa khusus.

"Kami ingin silaturahmi ini melintasi batas dunia. Para perantau berjuang di tanah orang tentu tidak lepas dari doa dan restu keluarga, termasuk mereka yang sudah mendahului kita," ujar Ketua Umum AMP, H. Holis. Menurutnya, tradisi ini menjadi cara organisasi untuk merawat ingatan dan mengirimkan bakti kepada keluarga di kampung halaman.

Selain kental dengan nuansa spiritual, agenda ini juga menjadi ruang diskusi produktif yang cair. Para perantau memanfaatkan momen ini untuk bertukar informasi mengenai peluang ekonomi, dinamika politik, isu sosial, hingga pelestarian budaya daerah asal. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan perantau di Jawa Timur sekaligus berkontribusi bagi daerah asal.

Mengenang Almarhum Abah Nawadi

Pertemuan kali ini juga menjadi momentum emosional untuk mengenang almarhum H. Nawadi, sosok pendiri sekaligus Ketua Umum pertama saat organisasi ini masih bernama Aliansi Madura Perantau. Tokoh masyarakat kharismatik yang karib disapa Abah Nawadi tersebut berpulang pada Sabtu, 22 Maret 2025 di Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya, tepat di pertengahan bulan suci Ramadan, dan dimakamkan di tanah kelahirannya, Sampang, Madura.

Di mata para pengurus, Abah Nawadi adalah jangkar pemersatu. Semasa hidupnya, ia dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap kemajuan infrastruktur di Madura serta gigih memperjuangkan hak-hak masyarakat bawah. Ia berhasil menyulap AMP menjadi wadah perlindungan, persaudaraan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi warga perantauan.

"Semangat perjuangan beliau tidak akan pernah padam dan akan terus menginspirasi generasi penerus yang ditinggalkannya," ucap H. Holis.

Transformasi Menjawab Zaman

Seiring tuntutan zaman, organisasi ini kini telah bertransformasi. Nama Aliansi Madura Perantau resmi berganti menjadi Aliansi Masyarakat Perantau (AMP). Perubahan nama tersebut lahir dari kesepakatan para sesepuh Madura dan tokoh yang tergabung dalam organisasi, dengan nakhoda baru di bawah kepemimpinan H. Holis.

Melalui langkah ini, AMP DPP JATIM ingin membuktikan bahwa perkumpulan perantau bisa menjadi rumah yang utuh—tempat bernaung secara sosial, berkembang secara ekonomi, dengan tetap menjaga akar tradisi dan spiritualitasnya.

Dari pantauan awak media, terkait ajang silaturahmi ini, banyak hadir dari berbagai daerah yang ada di Jawa Timur. Dan terkait Doa di pimpin KH Jufri yang merupakan Dewan Pembina Pusat AMP, hadir juga para tokoh Madura, dan para muda-mudi Melenial. (Sabasri)

Wajah Baru Aliansi Masyarakat PerantauJaga TradisiRawat Semangat Pendiri

Berita Terkait