Minggu, 18 Okt 2026
SMASH SUMPAH PEMUDA, 305 Jagoan Pingpong Guncang Armuji Cup 2026Sinergi Ulama dan Polri: Gus Kikin Tegaskan PBNU Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba Demi Masa Depan BangsaDarurat Retribusi Sampah MBG di Bangkalan: 134 Dapur Hasilkan 30 Ton Sampah Sehari, Cuma 20 yang BayarPerkuat Sinergi dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi dengan Rais Aam PBNU di SurabayaPolisi Bersama Masyarakat: Polres Pasuruan Sambangi Rumah Duka Korban Karhutla TNBTSPerkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolri Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah Makam Gus DurKawal Hak Pekerja, Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan Polri Tingkat Polres di JombangKapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk
Home › Peristiwa

Si Jago Merah Mengamuk di Gresik: Gudang Serbuk Kayu, Dua Rumah Warga, dan Truk Hangus Terbakar!

Rabu, 14 Oktober 2026 06:03 WIB

4 hari lalu4Pimpred
Si Jago Merah Mengamuk di Gresik: Gudang Serbuk Kayu, Dua Rumah Warga, dan Truk Hangus Terbakar!

GRESIK° Lpn.com _ Malam mencekam menyelimuti Dusun Jobong, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, pada Selasa (13/10/2026). Sebuah gudang penyimpanan serbuk kayu semipermanen mendadak disapu kobaran api hebat yang dengan cepat merembet dan melalap apa saja di sekitarnya, termasuk dua rumah warga dan satu unit truk bernomor polisi W 9782 M.

​Detik-Detik Mencekam: Ledakan Ban Kagetkan Warga

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, si jago merah pertama kali terlihat muncul dari sisi timur tumpukan serbuk kayu yang sebelumnya telah melalui proses pengovenan.

​Dalam hitungan menit, amukan api menjalar hingga ke area parkir truk. Suara letupan keras tiba-tiba memecah keheningan malam ketika ban truk tersebut pecah akibat panas yang ekstrem.

​“Api tiba-tiba membesar, kemudian kami melaporkan kejadian ini ke petugas Damkar Gresik,” ujar Suwarjo, salah satu warga setempat yang panik mendapati api sudah membumbung tinggi saat mendatangi sumber suara ledakan, sebagaimana dikutip beritajatim.

​Perjuangan 6,5 Jam Jinakkan Si Jago Merah

​Respons cepat ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik. Laporan warga yang diterima pada pukul 20.25 WIB langsung ditindaklanjuti. Hanya dalam waktu tiga menit, personel diberangkatkan dan tiba di lokasi tepat pukul 20.32 WIB.

​Medan yang menantang dan material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman dan pendinginan berlangsung dramatis selama 6 jam 38 menit, hingga akhirnya tuntas pada Rabu (14/10) dini hari.

​Armada yang Diterahkan:

  • ​2 unit mobil pemadam dan 1 unit mobil suplai air dari Damkarla Gresik.
  • ​Bantuan unit pemadam dari PT Petrokimia Gresik dan PT Pelindo Cabang Gresik.

​Durasi Penanganan: Sekitar 6,5 jam hingga api benar-benar padam dan steril.

​Nihil Korban Jiwa, Kerugian Masih Dihitung

​Di tengah kepanikan dan kerugian material yang melanda, ada secercah kabar lega: tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden besar ini.

​Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penaksiran mendalam untuk menghitung total kerugian material dan finansial yang diderita para korban. Petugas juga terus memantau area terdampak guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

(Bj)

Berita Terkait