Minggu, 11 Okt 2026
Simbol Estafet Kepemimpinan, Pataka "Bhayangkara Satya Abhiyukta" Diserahkan kepada Irjen Pol DekanantoPolri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis BergantiSambut Hari Santri Nasional 2026, Pagar Nusa Cabang Bangil Kukuhkan dan Baiat 355 AnggotaSetetes Air, Sejuta Harapan, Aksi Nyata DPC Madas Sedarah Menantang Kemarau Ekstrem MaduraBRAN Kebut Penataan Kelembagaan, Percepat Agenda Reforma Agraria Presiden PrabowoPolisi Bersama Masyarakat: Polresta Malang Kota Rawat Kepedulian Lewat Aksi SosialKawal Perpres Baru, Polres Mojokerto Beri Kepastian Hukum dan Perlindungan bagi Driver OnlineKecelakaan Maut di Simpang Dupak Demak Surabaya, Seorang Penumpang Ojek Online Tewas
Home › Peristiwa

Setetes Air, Sejuta Harapan, Aksi Nyata DPC Madas Sedarah Menantang Kemarau Ekstrem Madura

Minggu, 11 Oktober 2026 14:23 WIB

1 jam lalu17Redaksi LPN
Setetes Air, Sejuta Harapan, Aksi Nyata DPC Madas Sedarah Menantang Kemarau Ekstrem Madura

‎PAMEKASAN — Di tengah teriknya kemarau panjang yang melanda Pulau Madura, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan bersama DPAC Larangan hadir membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak krisis air. Organisasi ini resmi meluncurkan program Tanggap Darurat Bencana Kekeringan, menyalurkan ratusan ribu liter air bersih ke wilayah-wilayah yang paling parah dilanda kekeringan di Kabupaten Pamekasan, pada Minggu (11/10/2026).

‎Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan, Mudahri, menyampaikan bahwa kemarau ekstrem beberapa bulan terakhir telah berdampak berat pada kehidupan rumah tangga maupun sektor pertanian masyarakat di Pamekasan.

‎"Sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan kepedulian terhadap saudara kita yang sangat terdampak kekeringan, DPC Madas Sedarah bergerak cepat mengoordinasikan seluruh pengurus DPAC se-Kabupaten Pamekasan serta dinas terkait, dalam hal ini BPBD Pamekasan, untuk menyalurkan bantuan air bersih ke daerah-daerah yang paling membutuhkan saat ini," ujar Mudahri.

‎"Kami tidak pernah menutup mata terhadap kondisi saudara-saudara kita di Pamekasan. Kemarau panjang tahun ini sungguh memprihatinkan, dan kami hadir untuk meringankan beban mereka," tambahnya.

‎Aksi kemanusiaan ini resmi digelar pada Minggu, 11 Oktober 2026. Pada tahap awal, DPC Madas Sedarah mengerahkan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih. Bantuan ini akan terus disalurkan setiap hari selama krisis kekeringan masih berlangsung.

‎Fokus utama gelombang pertama ditujukan ke desa-desa yang sumber airnya telah mengering total. Titik penyaluran awal ditetapkan di Dusun Ko Tasek, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, yang telah dipetakan bersama oleh tim lapangan DPC Madas Sedarah dan tim BPBD Pamekasan.

‎Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan DPC, DPAC, BPBD Pamekasan, Polsek Pademawu, serta tokoh masyarakat setempat, guna memastikan bantuan sampai tepat waktu, tepat sasaran, dan merata ke warga yang paling membutuhkan.

‎Kepala Desa Tanjung, Zabur, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran bantuan tersebut.

‎"Saya selaku Kades Tanjung sangat senang karena masyarakat kami yang memang sangat terdampak kekeringan saat kemarau ini, akhirnya mendapatkan bantuan air bersih dari DPC Madas Sedarah Pamekasan," ungkap Zabur.

‎Lebih lanjut beliau berharap bantuan ini dapat benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari warga.

‎"Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Tidak ada bantuan yang terlalu kecil jika dilakukan bersama. Kami juga berharap ke depannya kehadiran Madas Sedarah terus menyertai masyarakat kami di tengah situasi sulit seperti ini," pungkas Zabur. (AHD)

Setetes AirSejuta HarapanAksi Nyata DPC Madas Sedarah Menantang Kemarau Ekstrem Madura

Berita Terkait