Sabtu, 10 Okt 2026
Kawal Perpres Baru, Polres Mojokerto Beri Kepastian Hukum dan Perlindungan bagi Driver OnlineKecelakaan Maut di Simpang Dupak Demak Surabaya, Seorang Penumpang Ojek Online TewasSambut Hari Santri, 355 Pendekar Pagar Nusa Bangil Resmi Dikukuhkan dan DibaiatKrisis Air Bersih Pamekasan, Ormas dan BPBD Rapatkan Barisan Tentukan Titik PrioritasPerkara Korban Jadi Tersangka, RW and Partner Prapid kan Penyidik Polres DepokAksi Nyata Jurnalis Ngawi, Redakan Dahaga Warga Dusun Gagan yang KekeringanLaporan 110, Bekas Galian hingga Bantahan PT PRM, Aktivitas Kabel Telkom Lamongan DiselidikiHadapi Tantangan Ekonomi, SH Juwara Cafe Surabaya Tawarkan Solusi 'Second Income' Lewat Konsep Kopi Sehat
Home › Peristiwa

Sambut Hari Santri, 355 Pendekar Pagar Nusa Bangil Resmi Dikukuhkan dan Dibaiat

Sabtu, 10 Oktober 2026 14:44 WIB

1 jam lalu2Redaksi LPN
Sambut Hari Santri, 355 Pendekar Pagar Nusa Bangil Resmi Dikukuhkan dan Dibaiat

BANGIL – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PC Pagar Nusa) Bangil menyelenggarakan kegiatan Pengukuhan dan Pembaiatan Anggota Pagar Nusa se-Cabang Bangil pada Minggu, 4 Oktober 2026, bertempat di Gedung Graha PCNU Bangil.

Kegiatan ini diikuti oleh 355 anggota atau santri Pagar Nusa dari berbagai wilayah Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Cabang Bangil. Pengukuhan dan pembaiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen anggota untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama (NU), menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta mengembangkan seni bela diri pencak silat yang berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Prosesi pengukuhan dan pembaiatan dipimpin langsung oleh Majelis Pendekar Pusat Pagar Nusa, Abah M. Zainal Suwari. Prosesi ini menjadi bagian penting dari pembinaan kader sekaligus peneguhan ikrar anggota untuk menjalankan nilai-nilai perjuangan Pagar Nusa dengan penuh tanggung jawab.

Dalam rangkaian acara tersebut, dilaksanakan pula penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara resmi oleh Ketua PC Pagar Nusa Bangil, Gus Romy Syib. Sementara itu, piagam pengukuhan diserahkan oleh Pembina PC Pagar Nusa Bangil, Gus Afif, sebagai bentuk pengesahan dan penghargaan atas keikutsertaan anggota dalam proses pengukuhan organisasi.

Acara ini turut dihadiri jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil, unsur Polres dan Kodim Kabupaten Pasuruan, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pasuruan, serta badan otonom (Banom) NU Cabang Bangil. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang berorientasi pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap bangsa.

Gus Romy Syib : Pagar Nusa Bangil Harus Lebih Baik, Pembenahan Dimulai dari Pendataan

Dalam sambutannya, Ketua PC Pagar Nusa Bangil, Gus Romy Syib, menegaskan komitmennya untuk membawa Pagar Nusa Bangil pada periode kepengurusan kali ini menjadi lebih baik dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, upaya tersebut harus dimulai dengan pembenahan organisasi secara bertahap, terarah, dan terukur, dengan mengutamakan pendataan anggota sebagai langkah awal.

Pendataan dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang tertib dan tertata. Melalui data anggota yang jelas dan terorganisasi, Pagar Nusa Bangil diharapkan dapat mengetahui kondisi riil kader di setiap wilayah, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta mempermudah pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan organisasi ke depan.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa penguatan Pagar Nusa tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan latihan dan pencak silat, tetapi juga harus diimbangi dengan ketertiban administrasi, kejelasan keanggotaan, serta tata kelola organisasi yang lebih baik.

Gus Romy berharap seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat cabang hingga PAC dan ranting, dapat membangun kesamaan visi dan bekerja sama dalam mewujudkan Pagar Nusa Bangil yang semakin tertib, solid, dan profesional, tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan serta tradisi luhur organisasi.

Langkah pembenahan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi Pagar Nusa Bangil untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas pembinaan anggota, dan membangun organisasi yang lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

PCNU Bangil Dorong Sinergi Pagar Nusa dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Bangil, Abah Drs. H. Eddy Supriyanto, M.M., menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Pagar Nusa melalui sinergi dengan lembaga-lembaga pendidikan Ma’arif NU di wilayah Cabang Bangil.

Beliau mendorong agar pencak silat NU Pagar Nusa dapat hadir sebagai kegiatan ekstrakurikuler di lembaga pendidikan Ma’arif NU se-Cabang Bangil. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah strategis untuk membina peserta didik melalui kegiatan olahraga bela diri yang sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, akhlak, dan nasionalisme.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Pagar Nusa Bangil untuk memperluas jangkauan pembinaan, khususnya di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, para santri dan pelajar tidak hanya memperoleh keterampilan bela diri, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berkarakter kuat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Nahdlatul Ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai badan otonom NU yang menaungi pencak silat, Pagar Nusa memiliki peran penting dalam menjaga dan mengembangkan seni bela diri sekaligus menjadi sarana kaderisasi generasi muda Nahdliyin.

Memperkuat Khidmat, Persaudaraan, dan Kaderisasi

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Dewan Khos Pagar Nusa Bangil, KH. Achmad Rifa’i. Tausiyah tersebut menjadi peneguhan spiritual bagi seluruh anggota agar senantiasa menjaga persaudaraan, menjunjung tinggi akhlak, serta menjadikan ilmu bela diri sebagai sarana pengabdian dan kemaslahatan.

Melalui kegiatan Pengukuhan dan Pembaiatan 355 anggota ini, PC Pagar Nusa Bangil berharap lahir kader-kader yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual, memiliki loyalitas terhadap organisasi, serta siap berkhidmat kepada NU, agama, bangsa, dan negara.

Momentum menyambut Hari Santri Nasional 2026 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kesantrian harus diwujudkan melalui tindakan nyata, penguatan karakter, pembenahan organisasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dengan semangat “Bangkit dan Digdaya”, Pagar Nusa Bangil berkomitmen untuk terus berbenah, memperkuat persaudaraan, menata administrasi, dan meningkatkan kualitas kaderisasi demi terwujudnya organisasi yang semakin tertib, solid, dan bermanfaat bagi umat. (Slamet)

Sambut Hari Santri355 Pendekar Pagar Nusa Bangil Resmi Dikukuhkan dan Dibaiat

Berita Terkait